Pelapor Cagub Sumbar Mulyadi Cabut Laporan Polisi

Jakarta, CNN Indonesia — Pelapor Calon Gubernur Sumatera Barat, Mulyadi mencabut laporannya terkait dugaan pelanggaran tindak pidana pemilu. Dalam perkara ini, Mulyadi dilaporkan oleh Tim Hukum calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Mahyeldi-Audy.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian mengatakan pelapor mencabut laporannya pada Kamis (10/12) kemarin.

“Tadi malam saya monitor pihak pelapor melayangkan surat permohonan pencabutan laporan ke Sentra Gakkumdu Bawaslu,” kata Andi saat dikonfirmasi, Jumat (11/12).

Andi menuturkan terkait kelanjutan perkara ini, pihaknya masih menunggu hasil pleno yang dilakukan oleh Sentra Gakkumdu.

Kasus ini berawal dari laporan Tim Hukum calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Mahyeldi-Audy, ke Bawaslu Sumbar pada 12 November 2020.

Mulyadi diduga melakukan kampanye di luar jadwal Pemilu. Dia pun telah ditetakan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 187 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2020.

Mulyadi sudah dua kali dipanggil untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka, namun selalu mangkir. Bahkan, kepolisian telah berencana menjemput paksa dan menangkap Mulyadi.

CNNIndonesia.com/ dis/ wis.

Artikel ini telah tayang dilaman CNNIndonesia.com pada tanggal 11 Desember 2020 dengan judul “Pelapor Cagub Sumbar Mulyadi Cabut Laporan Polisi”.